3 Kontroversi Radja Nainggolan Pemain Baru yang Direkrut Bhayangkara FC, Nomor 1 Bawa-Bawa Pesepakbola Indonesia! : Okezone Bola

SEBANYAK 3 kontroversi Radja Nainggolan pemain baru yang direkrut Bhayangkara FC akan diulas Okezone. Pada Rabu 29 November 2023, kabar heboh keluar bahwa mantan pemain AS Roma dan Inter Milan, Radja Nainggolan, resmi gabung Bhayangkara FC.

Hal ini dikonfirmasi langsung Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji. Radja Nainggolan sendiri dikontrak hingga akhir musim Liga 1 2023-2024 dengan opsi perpanjangan.

Menariknya, selama berkarier sebagai pesepakbola, Radja Nainggolan tercatat telah melakukan beberapa kali tindakan kontroversial. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 3 kontroversi Radja Nainggolan:

3. Berurusan dengan Polisi


Saat masih membela Royal Antwerp pada 2022 lalu, Radja Nainggolan sempat berhadapan dengan polisi karena ia kedapatan mengemudi mobil tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) di Noordersingel dan Schijnpoortweg.

Sebelumnya, ia juga baru saja ditangkap polisi karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Karena itu, SIM Radja Nainggolan ditahan dan ia mendapatkan hukuman larangan mengemudi untuk sementara waktu.

2. Merokok

Radja Nainggolan

Tidak hanya mengemudi tanpa SIM, saat masih berseragam Royal Antwerp, Radja Nainggolan juga pernah membuat geram sang pelatih karena ia merokok di bench pemain saat klub tersebut menelan kekalahan dari Standard Liege. Karena hal konyol tersebut, Royal Antwerp membuat pernyataan resmi dengan mendepak Radja Nainggolan ke tim B.


Follow Berita Okezone di Google News


1. Dianggap Hanya Ingin Dapat Popularitas di Indonesia

Radja Nainggolan

Pemain berusia 35 tahun tersebut kini didapuk sebagai brand ambassador Piala Dunia U-17 2023. Sebagai Brand Ambassador, Radja Nainggolan sempat diundang untuk menjadi narasumber di sebuah podcast YouTube, yakni Sport77 Official.

Dalam kesempatan tersebut, Radja Nainggolan memberikan pesan penting kepada pemain Indonesia untuk berani hijrah ke luar negeri. Namun, ada satu kalimat yang justru menuai sorotan, yakni saat ia mengatakan pemain Indonesia identik dengan popularitas.

Baca Juga  Ada Kasus Korupsi dan Asusila, Dewas Nilai Kinerja KPK Meningkat 93,65 Persen, Kok Bisa?

“Jika kalian bermimpi menjadi bintang besar di sepakbola, tentu kalian harus pindah. Namun jika kalian ingin jadi artis berkedok pemain sepakbola, tetaplah berada di Indonesia,” kata Radja Nainggolan, mengutip dari YouTube Sport77 Official.

Ucapan tersebut tentunya mendapat beragam reaksi dari netizen. Bahkan ada anggapan Radja Nainggolan hanya ingin mendapatkan popularitas dengan gabung Bhayangkara FC.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *