700 Staf Airbus Mendadak Sakit Setelah Pesta Makan Malam Natal : Okezone News

PARIS – Lebih dari 700 staf Airbus Atlantic diyakini jatuh sakit setelah makan malam Natal perusahaan tersebut, kata otoritas kesehatan di Prancis.

Para pekerja dari lokasi kelompok dirgantara di Prancis barat menderita muntah-muntah dan diare, kata Agence Régionale de Santé (ARS).




 BACA JUGA:

Tidak jelas menu apa yang ada di pesta meriah itu yang berubah menjadi mimpi buruk menjelang Natal. Namun Airbus mengatakan kepada BBC bahwa hanya “sekira 100” yang jatuh sakit.

Dalam sebuah pernyataan, pihaknya mengatakan pihaknya bekerja sama dengan ARS “untuk mengidentifikasi penyebab penyakit tersebut dan memastikan hal ini tidak terjadi lagi di masa depan”.

Airbus Atlantic adalah anak perusahaan pembuat pesawat terbesar di dunia, Airbus, dan mempekerjakan 15.000 orang di lima negara.

ARS tidak memberikan rincian tentang makanan apa yang mungkin membuat orang sakit saat makan malam, yang berlangsung pekan lalu, namun pada Jumat, (21/12/2023) pagi disebutkan bahwa pengunjung menunjukkan “tanda-tanda klinis muntah atau diare”.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Investigasi sedang dilakukan untuk menemukan sumber keracunan makanan massal, kata organisasi tersebut kepada kantor berita AFP.

Grup Airbus yang lebih luas mempekerjakan 134.000 orang dan menyediakan produk dan layanan di industri pesawat terbang, helikopter, pertahanan, luar angkasa, dan keamanan.

Dalam insiden terpisah di Prancis awal tahun ini, sejumlah orang jatuh sakit dan seorang warga negara Yunani meninggal, setelah tertular penyakit botulisme yang ditularkan melalui makanan di sebuah restoran di Bordeaux.

Baca Juga  Dana UNRWA Disetop karena Staf Diduga Terlibat dalam Serangan Hamas ke Israel, RI: Setiap Tuduhan Harus Dibuktikan : Okezone News

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *