Bisa Cairkan Rp10 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan, Begini Caranya : Okezone Economy

JAKARTA – Masyarakat bisa mendapatkan dana program Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dicairkan hingga Rp 10 juta. Hal ini dapat dilakukan bila memenuhi kriteria tertentu.

JHT sendiri adalah sebuah program perlindungan yang memiliki tujuan menjamin para pesertanya itu dapat menerima uang tunai dari BPJS Ketenagakerjaan.

Salah satu manfaat dari JHT dibayarkan sekaligus pada saat peserta mencapai usia 56 tahun, mengalami cacat total tetap, meninggal dunia atau meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya dengan status WNA.

Sampai saat ini, pencairan JHT itu masih mengacu pada peraturan lama. Artinya, peserta BPJamsostek tidak perlu menunggu usia 56 tahun untuk mencairkan dana JHT.

Dalam hal ini, hal yang perlu diperhatikan adalah adanya syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu jika ingin mendapatkan dana dari BPJS Ketenagakerjaan ini, antara lain memiliki Kartu Kepesertaan BPJamsostek, E-KTP, Kartu Keluarga, dan Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan atau surat keterangan berhenti bekerja.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 46 Tahun 2015, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah memenuhi kepesertaan minimal 10 tahun pada Program JHT dapat mengajukan pengambilan JHT sebagian sebesar 10% untuk persiapan masa pensiun atau 30% untuk kepemilikan rumah yang diajukan melalui Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Dilansir dari website resmi milik BPJS Ketenagakerjaan, berikut ini beberapa syarat untuk mengklaim JHT. Rabu, (29/11/2023).

Syarat Pencairan JHT 10%

– Kartu Kepesertaan BPJAMSOSTEK

– E-KTP

– Kartu keluarga

– Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan atau surat keterangan berhenti bekerja

– Buku Tabungan

– NPWP (untuk klaim manfaat JHT dengan akumulasi saldo di atas Rp50 juta)

Baca Juga  Sempat Dihujat Gara-gara Berani Sebut Kado Pemberian Marsha Aruan Cuma Tas KW, Fuji Kini Banjir Dukungan: Itu Fakta!

– Pencairan Dapat diajukan secara online melalui https://lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id/

Syarat Pencairan JHT 30% Untuk Perumahan

– Kartu Peserta BPJamsostek

– E – KTP

– Kartu Keluarga

– Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan atau surat keterangan berhenti bekerja

– Dokumen perbankan (tergantung dari peruntukannya dan diperoleh dari Bank yang telah bekerjasama)


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya


– Buku Tabungan Bank kerjasama pembayaran JHT 30 % (tiga puluh persen) untuk kepemilikan rumah.

– NPWP (jika punya)

Catatan:

Pengambilan JHT sebagian berpotensi menyebabkan pengenaan pajak progresif pada pengambilan JHT berikutnya apabila jarak pengambilan lebih dari 2 tahun

Pencairan dana JHT secara penuh 100% akan dapat dilakukan jika peserta telah mencapai usia pensiun 56 tahun, termasuk saat berhenti bekerja, mengalami cacat total tetap, meninggal dunia, atau meninggalkan Indonesia untuk selama lamanya. Berikut ini berbagai cara yang dapat dilakukan untuk pengajuan klaim.

Baca Selengkapnya: Begini Cara Dapat Rp10 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *