Komitmen Pemeretaan Ekonomi Mahfud MD Kutip Al Quran, Pertumbuhan Tanpa Keadilan Menimbulkan Bom Waktu : Okezone Nasional

 

JAKARTA – Ketua Harian DPP Partai Perindo, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi angkat bicara soal komitmen Mahfud MD untuk menghadirkan pemerataan ekonomi dengan mengutip ayat suci Al-Qur’an. Mempedomani ayat tersebut, Mahfud tak ingin kekayaan hanya berada di antara orang kaya saja.




TGB berpandangan bahwa komitmen ini sangat penting. Sebab, satu dari beberapa masalah sangat penting adalah menghadirkan keadilan.

“Pertumbuhan tanpa keadilan itu hanya menimbulkan bom waktu saja,” kata TGB dikutip Sabtu (23/12/2023).

Mantan Gubernur NTB itu melihat, soal adanya ketidakadilan ini sudah terjadi masalah di banyak Negara yang tentu bisa menjadi pembelajaran. TGB mengatakan, kerusuhan sosial di banyak negara itu karena ada konsentrasi kekayaan di hanya sebagian kecil masyrakat.

“Karena itu, ketika Pak Mahfud menyamapaikan itu, itu artinya salah satu yang dilakukan Ganjar-Mahfud ke depan adalah menghadirkan keadilan dalam pertumbuhan. Jadi pemerataan dalam kesejahteraan, jadi itu komitmen yang sangat mendasar ya,” ujar Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud itu.

Diberitakan sebelumnya, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut tiga, Mahfud MD mengutip sebuah ayat suci Al-Qur’an yang menjadi komitmennya apabila terpilih menjadi Wakil Presiden pada tahun 2024 mendatang. Hal ini disampaikan dalam debat kedua yang digelar Jumat malam.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Dalam kesempatan itu, Mahfud MD mengutip ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk komitmennya tersebut.

Baca Juga  Sejumlah Mahasiswa UI Hadiri Kuliah Kebangsaan Ganjar Pranowo : Okezone Nasional

“Jangan biarkan kekayaan itu hanya beredar di antara orang Kaya,” ujarnya menegaskan.

Adapun, ayat suci Al-Qur’an yang dikutip Mahfud itu tercantum dalam Surat Al Hasyr Ayat 7, yakni: Kai lâ yakûna dûlatam bainal-aghniyâ’i mingkum.

Artinya: “(Demikian) agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.”

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *